XLM Menguat Berkat Adopsi Nyata, Tapi Tekanan Jual Mengintai di $0.245
Stellar (XLM) mencatat kenaikan sekitar 4% dalam 24 jam terakhir, menarik perhatian investor berkat integrasi pembayaran baru dan uji coba institusional yang sedang berlangsung. Meski demikian, aset kripto ini masih berada di dekat level support kritis $0.245—titik penentu arah tren jangka pendeknya.

Pendorong Fundamental: Adopsi Dunia Nyata yang Terus Meluas
Stellar tidak lagi hanya diperdagangkan sebagai aset spekulatif. Jaringannya kini menjadi tulang punggung infrastruktur keuangan digital berkat serangkaian pembaruan strategis:
- Wirex telah mengaktifkan penyelesaian kartu menggunakan stablecoin USDC dan EURC di Stellar untuk lebih dari 7 juta pengguna global.
- U.S. Bank sedang menguji stablecoin yang dapat diprogram di atas jaringan Stellar—langkah besar menuju adopsi institusional skala besar.
- Integrasi dengan Space and Time (SxT) memperkuat lapisan infrastruktur data Stellar, memungkinkan verifikasi transaksi kompleks melalui bukti kriptografi.
Kombinasi ini menunjukkan bahwa Stellar bergerak melampaui transfer lintas batas tradisional menuju ekosistem keuangan terbuka yang lebih matang dan berkelanjutan.
Analisis Harga: Support Kritis vs Momentum Bearish
Meski fundamental membaik, harga XLM tetap rentan secara teknis. Sejak November 2024, aset ini berada dalam tren turun dan kini menguji zona support psikologis serta teknis di $0.245.

Indikator Teknis Saat Ini
Beberapa indikator utama memberikan sinyal hati-hati:
- RSI (Relative Strength Index) berada di bawah 50, menandakan dominasi tekanan jual.
- MACD masih negatif, mengonfirmasi momentum bearish jangka pendek.
- Volume perdagangan belum menunjukkan lonjakan kuat yang biasanya mendahului pembalikan tren.
Level Kunci yang Perlu Dipantau
Pergerakan XLM dalam beberapa hari ke depan sangat bergantung pada dua skenario:
- Jika support $0.245 bertahan: Peluang rebound ke resistance pertama di $0.26–$0.27, lalu target berikutnya di $0.28–$0.31.
- Jika support tembus: Risiko penurunan lanjut ke kisaran $0.22–$0.20, terutama jika sentimen pasar makro memburuk.
“Adopsi institusional adalah fondasi jangka panjang, tapi trader jangka pendek tetap bereaksi terhadap struktur harga. XLM butuh konfirmasi teknis untuk mengubah narasi bearish menjadi bullish,” ungkap analis pasar kripto dari Jakarta.
Prospek Akhir Tahun: Antara Optimisme dan Realitas Pasar
Dengan momentum adopsi yang nyata, Stellar memiliki potensi kuat untuk pulih jika kondisi pasar mendukung. Namun, pencapaian harga $0.31 pada akhir tahun hanya realistis jika:
- Support $0.245 tidak ditembus dalam 5–7 hari ke depan.
- Volume beli meningkat signifikan saat mendekati resistance $0.26.
- Tidak ada gejolak makroekonomi global yang memicu aksi jual aset risiko.
Dengan kata lain, fundamental Stellar sedang naik, tapi harga masih menunggu validasi teknis.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa arti support $0.245 bagi harga XLM?
Ini adalah level psikologis dan teknis di mana banyak posisi beli terkonsentrasi. Jika bertahan, bisa jadi dasar rebound; jika tembus, memicu stop-loss dan penurunan lebih dalam.
Apakah integrasi Wirex dan U.S. Bank benar-benar berdampak pada harga?
Ya, meski tidak instan. Integrasi tersebut meningkatkan utilitas jaringan, mendorong permintaan XLM untuk biaya transaksi dan likuiditas, yang pada akhirnya mendukung nilai jangka panjang.
Berapa target harga realistis XLM hingga akhir 2025?
Jika tren positif berlanjut, $0.31–$0.35 adalah target wajar. Namun, ini bergantung pada stabilitas pasar makro dan kelanjutan adopsi institusional.
Apa risiko terbesar bagi Stellar saat ini?
Selain tekanan teknis, risiko utama adalah perlambatan adopsi atau persaingan ketat dari jaringan seperti Ripple (XRP) atau Solana dalam segmen pembayaran lintas batas.
Haruskah investor membeli XLM sekarang?
Bagi investor jangka panjang yang percaya pada visi Stellar, area $0.24–$0.25 bisa jadi peluang akumulasi. Namun, trader jangka pendek disarankan menunggu konfirmasi breakout di atas $0.26 untuk menghindari false signal.