跳至正文

Momentum Bullish Bitcoin Melemah Seiring Penurunan Likuiditas Antar Bursa

Momentum Bullish Bitcoin Melemah Seiring Penurunan Likuiditas Antar Bursa

Setelah periode koreksi harga, pasar Bitcoin sempat menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Namun, data terbaru mengungkap risiko serius terhadap kelangsungan momentum bullish tersebut. Salah satu indikator kunci—Inter-Exchange Flow Pulse (IFP)—kini menunjukkan pelemahan signifikan dalam arus likuiditas antar bursa kripto.

BTC+0.3%

Analisis Indikator IFP: Peringatan Dini Pelemahan Struktural

Bitcoin sempat mencatat penurunan tajam sebesar 36,5% dari puncaknya di level $126.000, sebelum rebound dari $80.000 ke $94.000. Namun, rebound ini mungkin tidak berkelanjutan jika melihat sinyal dari indikator Inter-Exchange Flow Pulse (IFP).

Apa Itu IFP dan Mengapa Penting?

IFP mengukur pergerakan bersih Bitcoin antar bursa—indikator ini menjadi cerminan aktivitas perdagangan jangka pendek dan minat institusional. Saat ini, nilai IFP telah turun di bawah rata-rata pergerakan 90 hari (90-day MA), yang secara historis menjadi sinyal awal perlambatan momentum.

  • IFP berada di “zona merah”, yang sering mendahului koreksi harga.
  • Penurunan arus masuk ke bursa menunjukkan kurangnya permintaan jangka pendek.
  • Ketidaksesuaian antara harga tinggi dan volume inflow bisa memicu konsolidasi berkepanjangan.

Bitcoin

Prospek Jangka Pendek: Konsolidasi atau Koreksi?

Meski struktur bullish Bitcoin belum runtuh sepenuhnya, perlambatan arus antar bursa menimbulkan kekhawatiran. Saat ini, Bitcoin diperdagangkan di $90.338—turun 1,82% dalam 24 jam terakhir—namun volume perdagangan harian naik signifikan 34,64% menjadi $82,68 miliar.

“Kenaikan volume tanpa dukungan arus masuk ke bursa sering kali mencerminkan aksi ambil untung, bukan akumulasi baru,” jelas analis on-chain dari Glassnode.

Faktor Penentu Pemulihan Berikutnya

Kelangsungan rally jangka pendek sangat bergantung pada kemampuan IFP untuk kembali menembus rata-rata 90-hari. Ini akan menandakan kembalinya minat beli aktif dan aliran modal segar ke ekosistem bursa.

  • Jika IFP tetap di bawah MA 90 hari: potensi sideways atau koreksi hingga $85.000.
  • Jika IFP rebound kuat: peluang uji ulang $100.000 dalam beberapa minggu.
  • Likuiditas rendah meningkatkan volatilitas—risiko slippage dan manipulasi jangka pendek lebih tinggi.

Bitcoin

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa arti “IFP di zona merah” bagi investor ritel?

Ini berarti risiko koreksi jangka pendek meningkat. Investor disarankan menghindari leverage tinggi dan mempertimbangkan strategi hedging seperti opsi put.

Berapa lama konsolidasi harga biasanya berlangsung saat IFP lemah?

Berdasarkan data historis sejak 2020, periode konsolidasi akibat IFP lemah rata-rata berlangsung 2–6 minggu sebelum tren baru terbentuk.

Apakah penurunan likuiditas antar bursa selalu negatif?

Tidak selalu. Jika disertai penarikan besar dari bursa ke dompet pribadi (cold wallet), itu bisa menandakan akumulasi jangka panjang—sinyal positif jangka menengah.

Bagaimana cara memantau IFP secara real-time?

Beberapa platform seperti CryptoQuant, Glassnode, dan LookIntoBitcoin menyediakan dashboard IFP gratis dengan update harian dan notifikasi zona risiko.

Apakah volume perdagangan tinggi bisa mengimbangi IFP yang lemah?

Hanya sementara. Volume tinggi tanpa arus masuk bersih ke bursa biasanya didorong oleh profit-taking, bukan permintaan baru—sehingga tidak cukup untuk mempertahankan kenaikan harga.

标签:

《Momentum Bullish Bitcoin Melemah Seiring Penurunan Likuiditas Antar Bursa》有0个想法

发表回复

您的邮箱地址不会被公开。 必填项已用 * 标注