跳至正文

Harga XRP Turun di Bawah $2,10 Akibat Tekanan dari Level Resistensi

Harga XRP Turun di Bawah $2,10 Akibat Tekanan dari Level Resistensi

Baru-baru ini, harga XRP mengalami penurunan signifikan dan kini berada di bawah level psikologis $2,10. Pergerakan ini terjadi di tengah upaya kuat pasar untuk menembus zona resistensi jangka pendek yang terbukti sulit ditembus. Meskipun sentimen makroekonomi global menunjukkan sedikit perbaikan, tekanan jual terhadap aset kripto berbasis pembayaran ini tetap dominan.

Faktor Teknis di Balik Penurunan Harga XRP

Analisis teknis menunjukkan bahwa XRP telah gagal mempertahankan posisi di atas $2,15—level yang sebelumnya bertindak sebagai support kuat selama beberapa minggu terakhir. Kegagalan tersebut memicu aksi ambil untung besar-besaran oleh trader jangka pendek.

  • Indikator RSI (Relative Strength Index) berada di bawah 50, menandakan momentum bearish.
  • Volume perdagangan meningkat saat harga turun, mengonfirmasi tekanan jual aktif.
  • Level resistensi utama saat ini berada di $2,20–$2,25, di mana banyak order sell tertumpuk.

Pola Chart dan Sinyal Pasar

Beberapa analis mencatat kemunculan pola “bearish flag” pada timeframe harian, yang biasanya mengindikasikan kelanjutan tren turun setelah konsolidasi singkat. Jika pola ini terkonfirmasi, XRP berpotensi menguji support berikutnya di kisaran $1,95.

Dampak Sentimen Regulasi dan Kasus SEC vs Ripple

Meskipun Ripple Labs meraih kemenangan parsial dalam gugatan Securities and Exchange Commission (SEC) AS pada Juli 2023, ketidakpastian hukum masih membayangi prospek jangka panjang XRP. Investor institusional cenderung menahan diri hingga keputusan akhir tentang apakah XRP termasuk sekuritas benar-benar final.

“Kemenangan Ripple atas penjualan institusional XRP tidak serta-merta menghilangkan risiko regulasi. Masih ada pertanyaan terbuka soal distribusi programmatic,” kata analis kripto lokal, Dian Prasetyo.

Selain itu, kurangnya adopsi nyata oleh bank besar dalam sistem pembayaran lintas batas—meski Ripple telah menjalin kemitraan dengan ratusan lembaga keuangan—juga menjadi faktor fundamental yang melemahkan permintaan jangka panjang.

Perbandingan Kinerja XRP vs Aset Kripto Utama Lainnya

Dalam sepekan terakhir, XRP mencatat penurunan sekitar 8,2%, sementara Bitcoin dan Ethereum justru menguat tipis. Berikut ringkasan perbandingan kinerja:

Aset Perubahan 7 Hari Volume 24 Jam
XRP -8,2% $1,8 miliar
Bitcoin (BTC) +2,1% $28 miliar
Ethereum (ETH) +3,4% $15 miliar

Perbedaan kinerja ini menunjukkan bahwa investor sedang beralih ke aset “safe-haven” dalam ekosistem kripto, meninggalkan altcoin berisiko seperti XRP selama periode volatilitas tinggi.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah penurunan harga XRP kali ini bersifat sementara?

Kemungkinan besar iya, asalkan XRP tidak menembus support kuat di $1,90. Banyak trader melihat area $1,95–$2,00 sebagai zona akumulasi potensial untuk rebound jangka pendek.

Bagaimana status kasus SEC vs Ripple saat ini?

Pengadilan telah memutuskan bahwa penjualan XRP di bursa tidak melanggar hukum sekuritas, tetapi penjualan institusional oleh Ripple dianggap ilegal. Proses banding dan penentuan denda masih berlangsung.

Apa level resistensi terdekat yang harus diperhatikan?

Level resistensi utama berada di $2,20, diikuti oleh $2,35. Penembusan berkelanjutan di atas $2,25 bisa memicu rally menuju $2,50.

Apakah aman membeli XRP saat harga turun?

Bergantung pada strategi investasi Anda. Untuk trader jangka pendek, risiko masih tinggi karena volatilitas dan sentimen negatif. Namun, investor jangka panjang mungkin melihat ini sebagai peluang akumulasi jika percaya pada adopsi Ripple di masa depan.

Apakah XRP bisa pulih secepat tahun lalu?

Tahun lalu, XRP sempat naik lebih dari 150% dalam dua bulan pasca-putusan pengadilan. Pemulihan serupa mungkin terjadi jika ada kabar positif baru terkait regulasi atau adopsi institusional skala besar.

发表回复

您的邮箱地址不会被公开。 必填项已用 * 标注