Harga Ethereum Siap Bergerak 9–16% Berkat Sinyal Bullish Divergence
Harga Ethereum (ETH) mengalami penurunan sebesar 3,5% pada 11 Desember, turun di bawah level $3.200. Penurunan ini terjadi bersamaan dengan aksi jual luas di pasar kripto setelah pengumuman keputusan suku bunga The Fed. Namun, di balik volatilitas jangka pendek, sejumlah sinyal teknis dan aktivitas institusional menunjukkan potensi pergerakan signifikan dalam waktu dekat.
ETH -0.07%
Sinyal Bullish Divergence dan Potensi Volatilitas Harga
Analis pasar Ardi baru-baru ini mengidentifikasi pola “Bullish Divergence” pada grafik harga Ethereum. Pola ini muncul ketika harga mencatat level terendah yang lebih rendah, tetapi indikator momentum (seperti RSI atau MACD) menunjukkan level terendah yang lebih tinggi—menandakan pelemahan dalam tekanan jual.
Berdasarkan riwayat historis, sinyal serupa telah memicu pergerakan harga antara 9% hingga 16% dalam beberapa minggu berikutnya. Contohnya:
- Pada September 2024: ETH naik 14% dalam 10 hari.
- Oktober 2024: Rally 11% setelah divergensi terkonfirmasi.
- November 2024: Koreksi tajam 12% terjadi karena false signal—menunjukkan pentingnya konfirmasi tambahan.

Mengapa Bullish Divergence Penting?
Pola ini sering menjadi awal dari pembalikan tren bearish. Namun, keberhasilannya bergantung pada volume perdagangan, sentimen makro, dan konfirmasi dari timeframe yang lebih tinggi. Tanpa faktor pendukung tersebut, sinyal bisa saja gagal—seperti yang terjadi pada November lalu.
Aktivitas Paus dan Institusi Memperkuat Sentimen Positif
Di tengah ketidakpastian pasar, aktivitas dari investor besar (whale) dan perusahaan teknologi menunjukkan kepercayaan terhadap potensi kenaikan jangka menengah Ethereum.
Peningkatan Posisi Long oleh Whale
Whale dengan alias “1011short” baru saja menambah posisi long-nya menjadi 120.094 ETH, senilai sekitar $392,5 juta. Langkah ini dianggap sebagai taruhan besar terhadap rebound harga dalam beberapa pekan mendatang.

Investasi Institusional Terus Mengalir
BitMine Technologies juga melaporkan pembelian tambahan sebanyak 33.504 ETH (sekitar $112 juta), memperkuat portofolio aset digital mereka. Selain itu, menurut Farside Investors, aliran dana ke ETF spot Ethereum telah mencapai lebih dari $250 juta hanya dalam seminggu terakhir—menunjukkan permintaan institusional yang kuat meskipun volatilitas pasar.
“Arus masuk ke ETF spot ETH adalah indikator kunci kepercayaan jangka panjang. Ini bukan spekulasi jangka pendek, tapi akumulasi strategis,” kata analis dari Farside Investors.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu Bullish Divergence dalam konteks harga Ethereum?
Bullish Divergence terjadi ketika harga ETH mencatat low yang lebih rendah, tetapi indikator teknis seperti RSI menunjukkan low yang lebih tinggi—mengisyaratkan potensi pembalikan arah naik.
Berapa besar potensi pergerakan harga ETH menurut sinyal ini?
Berdasarkan data historis sejak 2023, pola ini biasanya diikuti pergerakan 9–16% dalam 7–14 hari, baik naik maupun turun tergantung konfirmasi pasar.
Apakah aktivitas whale benar-benar memengaruhi harga ETH?
Ya, terutama dalam jangka pendek. Akumulasi besar oleh whale dapat memicu efek domino, mendorong likuiditas dan menarik trader ritel untuk ikut masuk.
Bagaimana ETF spot Ethereum berkontribusi pada harga?
ETF spot menyerap pasokan ETH dari pasar terbuka, mengurangi likuiditas bebas dan menciptakan tekanan beli struktural—terutama saat aliran dana masuk secara konsisten.
Apakah sinyal Bullish Divergence selalu akurat?
Tidak. Sinyal ini memiliki tingkat keberhasilan sekitar 65–70% berdasarkan data 2023–2024. Konfirmasi dari volume, berita makro, dan timeframe harian/mingguan sangat penting sebelum mengambil keputusan.