Perusahaan dengan Treasury Bitcoin Hadapi Kerugian Belum Direalisasi hingga 65%
Laporan terbaru dari BitcoinTreasuries.Net mengungkap tantangan signifikan yang dihadapi perusahaan-perusahaan yang mengalokasikan asetnya dalam bentuk Bitcoin. Meski tren adopsi institusional terus berlanjut, sebagian besar entitas tersebut kini mencatat kerugian belum direalisasi akibat pembelian pada harga puncak.
BTC-0.02%
Situasi Kerugian Belum Direalisasi di Kalangan Perusahaan
Sekitar 65% dari perusahaan yang dianalisis membeli Bitcoin pada harga yang lebih tinggi dibandingkan nilai pasar saat ini—yang berada di kisaran $89.920 per BTC. Hal ini menyebabkan posisi neraca mereka terbebani oleh kerugian yang belum terealisasi, meskipun aset tersebut belum dijual.
Meski Federal Reserve memangkas suku bunga, harga Bitcoin justru turun di bawah ambang psikologis $90.000. Penurunan ini sangat memengaruhi perusahaan yang melakukan akumulasi besar-besaran pada 2023 dan awal 2024, ketika harga mendekati rekor tertinggi sepanjang masa ($126.000 pada Oktober 2024).
- Penurunan harga saat ini mencapai 27% dari ATH (All-Time High).
- 105 perusahaan mencatat penurunan nilai portofolio Bitcoin lebih dari 10% sejak awal tahun.
- 140 perusahaan mengalami penurunan serupa dalam periode 1–3 bulan terakhir.
Dinamika Permintaan dan Strategi Akuisisi
Meski menghadapi tekanan pasar, minat institusional terhadap Bitcoin belum padam. Hampir 50 perusahaan melaporkan kenaikan nilai portofolio Bitcoin minimal 10% dalam 6–12 bulan terakhir, menunjukkan bahwa timing pembelian tetap menjadi faktor krusial.
Strategi Bertahan vs. Penjualan
Beberapa perusahaan justru memperkuat posisi mereka pasca-koreksi. Misalnya, perusahaan bernama Strategy berkontribusi hingga 75% dari total pembelian Bitcoin oleh perusahaan publik pada November 2024 setelah aksi jual besar-besaran.
Di sisi lain, setidaknya lima perusahaan memilih menjual sebagian asetnya. Sequans, misalnya, mengurangi kepemilikan Bitcoin hingga sepertiga dari total portofolionya.
Peran Perusahaan Penambang
Perusahaan penambang tetap menjadi pemain penting dalam ekosistem treasury Bitcoin:
- Menyumbang sekitar 5% dari tambahan baru di pasar.
- Mengelola 12% dari total saldo Bitcoin yang dimiliki perusahaan publik.
“Volatilitas jangka pendek tidak mengubah keyakinan jangka panjang terhadap Bitcoin sebagai lindung nilai inflasi dan aset cadangan strategis,” ujar analis dari BitcoinTreasuries.Net.
Proyeksi Kuartal IV 2025 dan Tren Jangka Panjang
Permintaan korporat terhadap Bitcoin diproyeksikan mencapai 40.000 BTC yang ditambahkan ke neraca perusahaan publik pada akhir kuartal IV 2025. Angka ini nyaris setara dengan akumulasi pada Q3 2024, menunjukkan konsistensi meski laju pembelian telah melambat sejak puncak euforia musim panas.
Perusahaan kini mengadopsi pendekatan lebih hati-hati—fokus pada strategi dollar-cost averaging (DCA) dan alokasi bertahap—daripada pembelian besar sekaligus. Pendekatan ini bertujuan untuk meminimalkan risiko eksposur pada volatilitas jangka pendek.
| Periode | Estimasi Akumulasi BTC | Tren Permintaan |
|---|---|---|
| Q3 2024 | ~40.000 BTC | Tinggi (euforia musim panas) |
| Q4 2025 (proyeksi) | ~40.000 BTC | Stabil, lebih konservatif |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu kerugian belum direalisasi (unrealized loss) dalam konteks treasury Bitcoin?
Kerugian belum direalisasi terjadi ketika nilai pasar Bitcoin yang dimiliki perusahaan turun di bawah harga beli, tetapi aset tersebut belum dijual—sehingga kerugian hanya bersifat akuntansi, bukan kas aktual.
Mengapa perusahaan tetap membeli Bitcoin meski harganya turun?
Banyak perusahaan percaya pada potensi apresiasi jangka panjang Bitcoin sebagai aset penyimpan nilai. Mereka memanfaatkan penurunan harga untuk akumulasi strategis dengan biaya lebih rendah.
Apakah penambang Bitcoin juga termasuk dalam kategori “treasury companies”?
Ya, perusahaan penambang sering mempertahankan sebagian hasil penambangan mereka sebagai treasury, bukan langsung dijual. Mereka menyumbang 12% dari total kepemilikan Bitcoin oleh perusahaan publik.
Berapa persen perusahaan yang untung dari investasi Bitcoin dalam 12 bulan terakhir?
Sekitar 50 perusahaan (atau kurang dari sepertiga dari total sampel) mencatat kenaikan nilai portofolio minimal 10% dalam periode 6–12 bulan terakhir.
Apa dampak suku bunga The Fed terhadap harga Bitcoin dan keputusan treasury?
Meski pemotongan suku bunga biasanya mendorong aset berisiko seperti Bitcoin, respons pasar bisa tertunda atau terdistorsi oleh faktor makro lain. Dalam kasus terbaru, harga Bitcoin justru turun meski The Fed memangkas suku bunga.