CEO Binance CZ Prediksi Berakhirnya Siklus 4 Tahun Bitcoin
Dalam pernyataan terbarunya, Changpeng Zhao (CZ), CEO Binance, menyampaikan pandangan mengejutkan tentang masa depan siklus harga Bitcoin. Menurutnya, era di mana Bitcoin mengalami pola berulang setiap empat tahun—dikenal sebagai “siklus halving”—mungkin akan segera berakhir. Pernyataan ini memicu diskusi luas di kalangan investor kripto dan analis pasar.
Apa Itu Siklus 4 Tahun Bitcoin?
Selama lebih dari satu dekade, harga Bitcoin cenderung mengikuti pola siklus yang berlangsung sekitar empat tahun. Pola ini berkaitan erat dengan peristiwa halving, yaitu pengurangan separuh imbalan penambang Bitcoin yang terjadi setiap 210.000 blok (sekitar setiap 4 tahun).
- 2012: Harga naik dari ~$12 ke ~$1.100 pasca-halving pertama.
- 2016: Naik dari ~$650 ke hampir $20.000 pada akhir 2017.
- 2020: Melonjak dari ~$9.000 ke ATH ~$69.000 pada 2021.
Pola ini telah menjadi dasar banyak strategi investasi jangka panjang. Namun, CZ kini mempertanyakan relevansi pola tersebut di masa depan.
Alasan CZ Meragukan Kelangsungan Siklus Ini
Adopsi Massal Mengubah Dinamika Pasar
CZ berargumen bahwa saat Bitcoin semakin diadopsi secara luas—oleh institusi, negara, dan masyarakat umum—faktor fundamental seperti likuiditas global, regulasi, dan permintaan riil akan lebih dominan dibanding siklus teknis seperti halving.
Perubahan dalam Ekosistem Penambangan
Dengan evolusi teknologi penambangan dan konsentrasi hashrate di tangan segelintir pemain besar, dampak halving terhadap pasokan baru dan tekanan jual dari penambang mungkin tidak lagi signifikan seperti dulu.
“Siklus 4 tahun adalah pola historis, bukan hukum alam. Saat pasar matang, pola lama bisa punah,” kata CZ dalam sesi tanya jawab di X (dulunya Twitter).
Dampak Potensial Jika Siklus Benar-Benar Berakhir
Jika prediksi CZ benar, maka investor perlu menyesuaikan pendekatan mereka. Berikut beberapa implikasi utama:
- Strategi investasi berbasis waktu (seperti DCA pasca-halving) mungkin kurang efektif.
- Analisis fundamental dan makroekonomi akan lebih penting daripada analisis siklus teknis.
- Volatilitas jangka pendek bisa meningkat karena kurangnya “ritme” pasar yang stabil.
Meski demikian, banyak analis tetap percaya bahwa halving masih memiliki pengaruh psikologis dan struktural terhadap pasokan Bitcoin, sehingga siklus mungkin tidak hilang sepenuhnya—hanya bertransformasi.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu halving Bitcoin?
Halving adalah mekanisme bawaan jaringan Bitcoin yang memotong imbalan blok untuk penambang menjadi separuhnya setiap 210.000 blok, atau kira-kira setiap 4 tahun, untuk mengontrol inflasi pasokan.
Kapan halving Bitcoin berikutnya terjadi?
Halving keempat diperkirakan terjadi sekitar April 2024, ketika imbalan blok turun dari 6,25 BTC menjadi 3,125 BTC per blok.
Mengapa CZ dianggap berpengaruh dalam dunia kripto?
Sebagai pendiri dan mantan CEO Binance—bursa kripto terbesar dunia—pernyataan CZ sering kali memengaruhi sentimen pasar dan keputusan investasi jutaan pengguna.
Apakah siklus 4 tahun sudah terbukti secara ilmiah?
Tidak. Ini adalah pola observasional berdasarkan data historis, bukan teori ekonomi formal. Korelasi tidak selalu berarti sebab-akibat.
Jika siklus berakhir, apakah Bitcoin masih layak diinvestasikan?
Ya. Nilai investasi Bitcoin bergantung pada adopsi, kelangkaan digital, dan peran sebagai aset penyimpan nilai—bukan hanya pada pola harga historis.