跳至正文

Bitcoin Tembus Level Tertinggi Tiga Pekan di $94.600, Pasar Dipenuhi Euforia Trader

Bitcoin Tembus Level Tertinggi Tiga Pekan di $94.600, Pasar Dipenuhi Euforia Trader

BTC-2.1%

Bitcoin mencatat level tertinggi dalam tiga pekan terakhir dengan menyentuh harga $94.600 sebelum mengalami koreksi ke kisaran $92.450. Lonjakan ini memicu gelombang diskusi di media sosial dan menarik perhatian luas dari trader ritel maupun institusional.

Dinamika Harga dan Respons Pasar

Kenaikan harga Bitcoin kali ini tidak lepas dari peningkatan aktivitas sosial yang dilaporkan oleh Santiment. Platform analitik on-chain tersebut mencatat lonjakan percakapan publik yang mendorong ekspektasi kenaikan lebih lanjut.

  • Santiment melaporkan bahwa diskusi di media sosial meningkat signifikan menjelang puncak harga.
  • Banyak pengguna menyerukan “bull run” baru, meski tanpa dasar fundamental kuat.
  • Trader ritel cenderung masuk setelah harga naik, berpotensi terjebak saat koreksi terjadi.

“Ketika FOMO (Fear of Missing Out) mendominasi, pasar rentan terhadap manipulasi jangka pendek,” ungkap seorang analis pasar crypto.

Isu Manipulasi dan Peran Whale

Seorang trader terkenal dengan nama “NoLimit” mengklaim bahwa lonjakan harga ini kemungkinan besar direkayasa. Menurutnya, beberapa transaksi besar dalam waktu singkat sengaja dilakukan untuk menciptakan ilusi permintaan tinggi.

Hal ini memicu kekhawatiran karena trader kecil sering kali bereaksi terlambat dan mengambil posisi pada titik yang kurang menguntungkan.

Pertimbangan Volatilitas dan Likuiditas

Setelah mencapai puncak $94.600, harga Bitcoin turun beberapa ribu dolar dalam hitungan jam. Fluktuasi cepat seperti ini umum terjadi selama periode likuiditas rendah—misalnya akhir pekan atau libur panjang.

Analis menekankan pentingnya memantau kedalaman buku pesanan (order book depth) di bursa utama. Saat likuiditas tipis, bahkan volume transaksi sedang bisa memicu pergerakan harga ekstrem.

Pengaruh Kebijakan Moneter Global

Pergerakan Bitcoin juga tidak terlepas dari dinamika makroekonomi global. Dua kebijakan bank sentral utama dipantau ketat oleh pelaku pasar:

  • The Fed (AS): Peluang pemotongan suku bunga sebesar 0,25% mencapai 88%, menurut data pasar derivatif.
  • Bank of Japan: Keputusan suku bunga mendatang berpotensi mengubah aliran likuiditas global ke aset berisiko, termasuk kripto.

Jika The Fed benar-benar memangkas suku bunga, dolar AS bisa melemah—kondisi yang biasanya mendukung kenaikan aset alternatif seperti Bitcoin.

Dinamika Jangka Panjang dan Peran Institusi

Meski mengalami koreksi 36% dari rekor tertinggi sepanjang masa, pemegang jangka panjang (long-term holders) mulai mengurangi pasokan mereka di pasar. Ini bisa menjadi sinyal akumulasi atau distribusi, tergantung konteks.

Di sisi lain, cadangan stablecoin tetap tinggi, menunjukkan adanya modal siap pakai. Namun, distribusinya tidak merata—sebagian besar terkonsentrasi di dompet institusional.

Ekspansi Institusional: Stabilisator atau Sumber Risiko Baru?

Institusi besar seperti BlackRock terus meningkatkan eksposur terhadap aset kripto. Langkah ini berpotensi:

  • Menstabilkan volatilitas jangka panjang melalui permintaan berkelanjutan.
  • Meningkatkan risiko sistemik jika arus keluar institusional terjadi secara massal.

Oleh karena itu, investor perlu memantau aliran dana institusional sebagai indikator sentimen makro.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa penyebab utama kenaikan Bitcoin ke $94.600?

Kenaikan tersebut dipicu kombinasi spekulasi ritel, aktivitas whale, dan ekspektasi pelonggaran moneter global—bukan didorong oleh fundamental teknis atau adopsi nyata.

Apakah kenaikan ini berkelanjutan?

Belum tentu. Volume perdagangan dan kedalaman likuiditas masih rendah, sehingga harga rentan terhadap koreksi tajam jika sentimen berubah.

Bagaimana pengaruh kebijakan The Fed terhadap harga Bitcoin?

Pemotongan suku bunga cenderung melemahkan dolar AS dan mendorong investor ke aset berisiko, termasuk Bitcoin. Namun, jika inflasi kembali menguat, The Fed bisa menunda kebijakan dovish.

Apa yang harus dipantau trader dalam 25 hari ke depan?

Trader disarankan memantau komunikasi The Fed, keputusan BoJ, kedalaman order book, serta pola akumulasi/distribusi oleh dompet besar dan institusi.

Mengapa stablecoin reserves tinggi penting?

Cadangan stablecoin yang tinggi menunjukkan ada banyak modal siap beli di pasar. Namun, jika tidak digunakan karena ketidakpastian, hal ini justru mencerminkan kehati-hatian investor.

发表回复

您的邮箱地址不会被公开。 必填项已用 * 标注